SIEM 2008 Dijadwal Ulang

Perhelatan akbar Solo International Ethnic Music 2008 dijadwal ulang. Rencana awal, SIEM 2008 akan digelar di halaman Pamedan Pura Mangkunegaran, Minggu-Kamis (17-21/8).Namun, karena beberapa pertimbangan, SIEM 2008 dijadwal ulang beriringan dengan penyelenggaraan World Heritage Cities and Conference (WHEC), menjadi Selasa-Sabtu (28/10-1/11) mendatang. Sementara, WHEC digelar Sabtu-Kamis (25-30/10).

Hal ini dikemukakan Manajer Komunikasi SIEM 2008, Dwi Prasetya, saat ditemui Espos, Jumat (1/8). ”Dalam rapat besar SIEM 2008 tiga hari lalu (Selasa, 29/7-red), panitia sepakat menjadwal ulang penyelenggaraan SIEM dengan mengedepankan masukan-masukan dari berbagai pihak, terutama kalangan yang memiliki gaung lebih besar,” kata Dwi.

Perspektif Budaya

Ia pun mengemukakan, pada dasarnya SIEM adalah satu event kultural yang membangun kesadaran lintas kultural, dan dihelat di kota yang memiliki kekuatan budaya yang cukup tinggi. ”Sehingga, antara SIEM dan WHEC memiliki benang merah, di mana keduanya bisa saling melengkapi dan sama-sama memiliki perspektif budaya,” tandasnya.

Diakui atau tidak, WHEC adalah satu event yang sangat strategis. Sehingga, dengan dilaksanakannya SIEM beriringan dengan WHEC, maka diharapkan peluang dan tujuan SIEM lebih tercapai. ”Dalam WHEC nanti, puluhan ribu seniman dan budayawan dari berbagai penjuru dunia akan hadir di Kota Solo. Bagi penampil sendiri, peluang mereka untuk dilihat atau dikenal masyarakat akan lebih luas lagi.”

Terkait perubahan jadwal ini, Dwi mengemukakan, panitia nasional sudah menggelar pers conference, di Jakarta, Jumat (1/8). ”Berdasarkan informasi, pers conference dihadiri Ketua Umum SIEM, Bambang Sutejo, Kurator Gilang Ramadhan dan Rahayu Supanggah,” tuturnya.

Sumber: Solopos.co.id

 

Tinggalkan Balasan