Pemerintah Kota Solo akan mendukung sepenuhnya pelaksanaan Solo International Ethnic Music (SIEM) Festival 2008. Demikian dikatakan Walikota Solo Joko Widodo saat menghadiri Grand Launching SIEM 2008, Sabtu (7/6) malam, di Central Garden, Hotel Lor In, Solo. “Saya optimis kegiatan SIEM tahun ini akan sukses,” lanjut Joko Widodo yakin.
Selain dihadiri Wali Kota Solo, grand launching SIEM 2008 juga dihadiri sejumlah pejabat, pengusaha, pemerhati seni dan budaya termasuk Guruh Soekarnoputra. Tururt memeriahkan acara itu, musisi Gilang Ramadhan dalam kesempatan itu tampil dengan membawakan musik perkusi dengan nuansa etnik. Sebelumnya, Dewan Kurator SIEM 2008 Prof Dr Rahayu Supanggah S Kar menyampaikan pengantar tentang kegiatan SIEM, dan ada pemutaran film SIEM 2007.
Ketua Panitia SIEM 2008 Bambang Sutejo menyatakan, kegiatan SIEM merupakan kerja bersama masyarakat, pemerintah, dan semua elemen masyarakat di Kota Solo. Seperti tahun sebelumnya, kelompok musik tradisional/etnik dari sejumlah negara luar dan dari berbagai daerah di Tanah Air akan tampil dalam SIEM 2008.
Gilang Ramadhan yang juga kurator festival menyebutkan, panitia mengundang sejumlah pemusik etnik dari Bulgaria, India, Jepang, New Zeland, dan Senegal. Dari dalam negeri akan tampil para musisi dari Selayar, Minang, Kalimantan Timur, Banyuwangi, Bali, Bandung, Cirebon, Yogyakarta, Flores, Surabaya, Solo, dan Irian Barat. “Ebiet G Ade, Letto, Balawan, dan Syahrani direncanakan akan tampil membawakan komposisi etnik mereka,” lanjut Gilang.(siemfestival.com/hn)
DIarsipkan di bawah: Berita | Tagged: Gilang Ramadhan, Guruh Soekarnoputra, Rahayu Supanggah, SIEM 2008, Solo International Ethnic Music (SIEM) Festival 2008, Walikota Solo Joko Widodo
