SIEM 2008 Tanpa Spanduk dan Baliho

Tidak seperti pelaksanaan festival tahun lalu, SIEM 2008 tidak menggunakan spanduk, umbul-umbul dan baliho untuk sosialisasi festival kepada khalayak. “Pemasangan spanduk atau penempelan poster, hanya akan menambah kotor kota. Kami akan menarik masyarakat untuk menonton dengan mengadakan acara pre-event, dan bentuk promosi lain yang tidak memproduksi sampah,” ujar Putut H Pramono, Ketua Bidang Festival.

Pemkot Solo Dukung SIEM 2008

 

Pemerintah Kota Solo akan mendukung sepenuhnya pelaksanaan Solo International Ethnic Music (SIEM) Festival 2008. Demikian dikatakan Walikota Solo Joko Widodo saat menghadiri Grand Launching SIEM 2008, Sabtu (7/6) malam, di Central Garden, Hotel Lor In, Solo. “Saya optimis kegiatan SIEM tahun ini akan sukses,” lanjut Joko Widodo yakin.

SOLO INTERNATIONAL ETHNIC MUSIC FESTIVAL (SIEM) DIGELAR LAGI

Setelah sukses dilaksanakan pertama kali pada tahun 2007, Solo International Ethnic Music (SIEM) Festival akan diadakan lagi pada tahun ini. Kali ini, Pamedan Pura Mangkunegaran Surakarta (Kompleks salah satu kerajaan di kota Solo) akan dijadikan venue festival.